Analisis Penerapan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Tatanan Rumah Tangga di Kecamatan Kubung Wilayah Kerja Puskesmas Selayo Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Iqbal, Muhammad
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Analisis, Penerapan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
DOI:
-
Abstract :
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kebijakan,dana dan sarana kegiatan kesehatan di masyarakat bertujuan untuk menggali lebih dalam program perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di puskesmas selayo kabupaten solok. Dapat di peroleh capaian 10 indikator PHBS di puskesmas selayo yang pertama pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan 0,004%, bayi di berikan asi eklusif 0,004%,menimbang balita 0,0002%, menggunakan air bersih 0,00007%, Cuci tangan pakai sabun 0,001%, jamban sehat 0,002%, Jentik nyamuk 0,004%, Makan buah dan sayur 0,005%, Aktivitas fisik 0,0007%, dan tidak merokok 0,004%. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif wawancara mendalam pada tanggal 2 mei 2017 untuk observasi dan panduan telaah dokumentasi, informasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 7 orang untuk diminta keterangan meliputi :kepala puskesmas, petugas promkes, petugas kesling, 2 orang kader posyandu dan 2 orang masyarakat wilayah kerja Puskesmas selayo. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan yang masih belum dijalankan dengan baik dan dana yang kurang mencukupi serta sarana dan prasarana yang belum merata di tiap posyandu.untuk 10 indikator PHBS rumah tangga kebiasaan masyarakat yang tidak mengkomsumsi buah dan sayur, masyarkat yang tidak melakukan aktifitas fisik setiap hari dan kebiasaan merokok dalam rumah. Kesimpulan dari hasil penelitian menyatakan bahwa program perilaku hidup bersih dan sehat di puskesmas selayo belum berjalan dengan baik dari kebijakan, tenaga dana dan sarana prasaran sampai akhirnya pada monitoring dan evaluasi belum terlaksana dengan baik. Untuk itu peneliti menyarankan untuk kepada pihak yang terkait untuk koordinasi lintas sektor terkait program PHBS di rumah tangga agar bisa menerapkan di masing-masing rumah tangga di wilayah kerja puskesmas selayo kabupaten solok.
Download From Google Drive