Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Cholinesterase Dalam Darah Pada Tenaga Kerja Semprot Pestisida Di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Smp Likian Estate Kabupaten Dharmasraya Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Harmayani, Yuli
Advisor:
Fatma, Fitria
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Cholinesterase, perkebunan, pestisida, tenaga kerja.
DOI:
-
Abstract :
Cholinesterase dalam darah merupakan salah satu indikator keracunan pestisida. Berdasarkan data klinik PT. SMP Likian Estate tahun (2014-2016) tercatat 48,57% kejadian terkait keracunan pestisida pada tahun (2014), 55,88% tahun 2015 dan 41,60% pada tahun (2016). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar cholinesterase dalam darah pada tenaga kerja semprot pestisida di perkebunan kelapa sawit PT. SMP Likian Estate Kabupaten Dharmasraya Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu seluruh populasi penyemprot pestisida di PT. SMP Likian Estate sebanyak 45 responden. Data primer diperoleh dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan kadar Cholinesterase dengan Lovibond Test Kit AF yang dilakukan pada bulan Juli 2017. Hasil yang diperoleh dianalisa menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian terhadap 45 responden sebanyak 57,8% memiliki kadar Cholinesterase tidak normal, (55,6%) responden dengan masa kerja lama, (62,2%) responden dengan lama penyemprotan > 4 jam, (55,6%) praktek penyemprotan tidak baik dan (57,8%) penggunaan APD tidak lengkap. Terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p value=0,002), lama penyemprotan (p value=0,007), praktek penyemprotan (arah angin) p value =0,014 dan penggunaan APD (p value =0,006) dengan kadar Cholinesterase dalam darah. Disimpulkan masa kerja, lama penyemprotan, praktek penyemprotan (arah angin) dan penggunaan APD merupakan faktor risiko dari jumlah kadar Cholinesterase dalam darah. Diharapkan kepada perusahaan untuk selalu mengawasi pekerja agar selalu bekerja secara aman dan benar.