Hubungan Sanitasi Rumah Dengan Kejadian Penyakit ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Sundatar Kabupaten Pasaman Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Z, Weni Putri
Advisor:
Abidin, Zainal
Rudjito
Rudjito
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Ventilasi, Sanitasi Rumah, ISPA.
DOI:
-
Abstract :
Menurut profil Puskesmas Sundatar Kabupaten Pasaman tahun 2017 ISPA menempati urutan pertama dari 10 penyakit terbanyak. Jumlah kejadian ISPA pada tahun 2015 sebanyak 28.602 kasus (33,4%) dan tahun 2016 sebanyak 24.577 kasus (31,8%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi rumah dengan kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Sundatar Kabupaten Pasaman tahun 2017. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sundatar bulan Agustus tahun 2017 menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah di wilayah kerja Puskesmas Sundatar sebanyak 4782 rumah. Sampel penelitian ini berjumlah 98 rumah. Cara pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisa penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji statistik chi-square dan derajat kepercayaan 95% (=0,05). Hasil penelitian dari 98 sampel terdapat 50 (51%) responden tidak ISPA, 57 (58,2%) memiliki ventilasi tidak memenuhi syarat, 96 (98%) memiliki kelembaban yang memenuhi syarat, dan 65 (66,3%) memiliki kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat. Hubungan ventilasi dengan kejadian ISPA p value = 0,000 dan OR = 12,446. Hubungan kelembaban dengan kejadian ISPA p value= 0,457. Hubungan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA p value= 0,046 dan OR = 2,643. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan ventilasi dengan kejadian ISPA, tidak ada hubungan kelembaban dengan kejadian ISPA, dan ada hubungan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA. Diharapkan kepada masyarakat agar melakukan upaya perbaikan fisik rumah khususnya pentilasi.