Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di Unit Produksi PT. Subur Brothers Lubuk Sikaping Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Riska Diana
Advisor:
Naili, Syafrian
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Masa Kerja, Lama Pajanan, Masker, Kapasitas Vital Paru.
DOI:
-
Abstract :
Setiap tempat kerja selalu mengandung berbagai potensi bahaya yang dapat mempengaruhi kesehatan tenaga kerja atau dapat menyebabkan timbulnya penyakit akibat kerja (PAK). Dalam proses pemecahan batu menjadi batu split, debu sangat banyak dihasilkan yang menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan paru pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja, lama pajanan serta penggunaan masker terhadap kapasitas vital paru pekerja PT. Subur Brothers. Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalah pekerja di PT. Subur Brothers. Menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 55 orang. Namun hanya 54 orang yeng memenuhi kriteria inklusi dimana 1 orang dikeluarkan karena memiliki riwayat penyakit paru. Instrumen penelitian yang digunakan berupa Peak Flow Meter (PFM), kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chisquare dengan = 0,05 dan menghitung nilai Odds Ratio (OR). Hasil univariat ditemukan lebih dari separuh yakni 35 (64,8%) pekerja memiliki kapasitas paru tidak normal, 41 (75,9%) pekerja dengan masa kerja lama, 32 (59,3%) pekerja dengan pajanan yang lama, dan 30 (55,6%) pekerja tidak menggunakan masker. Hasil bivariat ditemukan ada hubungan bermakna antara masa kerja dengan kapasitas vital paru (p value = 0,001; OR=11,8), tidak terdapat hubungan bermakna antara lama pajanan dengan kapasitas vital paru (p value = 0,194 ; OR=0,3), terdapat hubungan bermakna antara penggunaan masker dengan kapasitas vital paru (p value = 0,001 ; OR=10,8). Dapat disimpulkan bahwa masa kerja dan penggunaan masker berhubungan dengan kapasitas vital paru, sedangkan lama pajanan tidak berhubungan dengan kapasitas vital paru. Saran untuk PT. Subur Brothers perlu adanya pemberian makanan tambahan agar sistem imun pekerja tetap stabil terutama pekerja dengan masa kerja lama dan rotasi kerja.