Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Jorong Muaro Manggung Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmi, Lidia
Advisor:
Nurdin
Maisyarah
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kejadian diare, status gizi, personal hygiene, sanitasi lingkungan, balita.
DOI:
-
Abstract :
Kasus diare di Indonesia sebanyak 8.713.537 kasus, proporsi terbesar penderita diare pada balita adalah kelompok umur 6-11 bulan yaitu sebesar 49,5% lalu kelompok umur 12-17 bulan sebesar 34,4%, kelompok umur 24-29 bulan sebesar 32,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Jorong Muaro Manggung wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017, metode yang di gunakan yaitu analitik dengan desain croos sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel independen dengan variabel dependen. Pada sampel 55 responden dengan pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Selanjutnya data yang telah terkumpulkan diolah dan di sajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisa bivariat dengan uji statistic chi-square. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh ada hubungan yang bermakna antara kejadian diare dengan status gizi (p=0,001), kejadian diare dengan personal hygiene (p=0,000), dan kejadian diare dengan sanitasi lingkungan (p=0,001). Status gizi, personal hygiene dan sanitasi lingkungan berhubungan bermakna dengan kejadian diare. Tingkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan kepada orang tua/masyarakat, adakan pelatihan tentang penyakit diare pada perawat dan kader kesehatan.