Efektivitas Penyinaran Sinar Ultraviolet Terhadap Bakteriologis Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kecamatan Lintau Buo Batusangkar Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yafni, Maila Aklusia
Advisor:
Abidin, Zainal
Sari, Mila
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sinar Ultraviolet, Bakteriologis, DAMIU.
DOI:
-
Abstract :
Depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas lintau buo II sebanyak 10 depot dimana merupakan puskesmas yang memiliki depot terbanyak di daerah Lintau dan juga merupakan no 2 terbanyak memiliki depot di kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Bakteriologis Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) Sebelum dan Sesudah Penyinaran Sinar Ultraviolet di Kecamatan Lintau Buo Batusangkar Tahun 2017. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 Juli hingga 5 Agustus 2017 dengan sampel sebanyak 4 depot dimana penelitian ini dilakukan dengan uji perlakuan yaitu uji sebelum perlakuan (Pretest) dan uji sesudah perlakuan (Postest). Dengan menggunakan perlakuan penyinaran selama 15 menit dan 30 menit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh rata- rata bakteriologis DAMIU sebelum penyinaran 0,55, sesudah penyinaran 15 menit 3,30, dan sesudah penyinaran 30 menit 1,10 serta tidak ada perbedaan bakteriologis DAMIU sebelum dan sesudah penyinaran sinar Ultraviolet selama 15 dan 30 menit. Penyinaran yang efektif yaitu dengan penyinaran selama 30 menit. Tidak ada perbedaan yang signifikan dikarenakan nilai P 0,05. Penyinaran yang lebih efektif untuk bakteriologis depot yaitu penyinaran selama 30 menit. Untuk itu bagi pengusaha depot sebaiknya memberikan penyinaran air minum isi ulang selama 30 menit. Untuk pemerintah dan instansi terkait agar lebih tegas dalam menindak pengusaha DAMIU yang tidak memenuhi syarat kesehatan.