Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif (15-49 Tahun) di Kecamatan Baso Kabupaten Agam Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nurhidayanti
Advisor:
Harisnal
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Lingkungan fisik rumah, merokok, penyakit lain, Tuberkulosis.
DOI:
-
Abstract :
Perhatian aktivis kesehatan sedunia dikejutkan oleh deklarasi kedaruratan global (the global emergency) tuberkulosis (TB) pada tahun 1993 dari WHO, karena sebagian besar negara di dunia tidak berhasil mengendalikan penyakit TB Paru. Prevalensi TB Paru tahun 2016 adalah 141/100.000 penduduk di Kecamatan Baso. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB Paru di Kecamatan Baso. Penelitian ini menggunakan pendekatan case control. Populasi meliputi populasi kasus yaitu penderita TB paru dan populasi kontrol yaitu bukan penderita TB paru dengan perbandingan 1:2 dengan jumlah sampel seluruhnya sebanyak 114 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square ( = 0,05) dan menghitung nilai Odds Ratio.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna secara berturut-turut antara status merokok(p = 0,003; OR=3,6), riwayat penyakit lain(p = 0,04; OR=2,5), dan lingkungan fisik rumah dengan kejadian TB Paru (p = 0, 036; OR=2,5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status merokok, riwayat penyakit lain, dan lingkungan fisik rumah merupakan faktor risiko dari kejadian TB Paru di Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Diharapkan dengan menerapkan dan meningkatkan PHBS untuk diri sendiri, keluarga maupun lingkungan membuat kuman TB tidak akan berkembang dan hidup di lingkungan rumah.
Download From Google Drive