Analisis Tingkat Stres Kerja Pada Karyawan PT. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Rangkiang Denai Dan PT. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Dharma Pejuang Empatlima Kota Payakumbuh Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Elysya, Debby Putri
Advisor:
Novela, Vina
Sari, Mila
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kepemimpinan, stres kerja, tuntutan tugas.
DOI:
-
Abstract :
Stres kerja adalah respon emosional dan fisik yang bersifat menggangu atau merugikan yang terjadi pada saat tuntutan tugas tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya, atau keinginan pekerja. Tingkat stres kerja diindikasi sekitar 42% dibagian kredit (lending) dan dana (funding) karena pekerjaan pada bagian tersebut memiliki target yang harus dicapai tiap bulannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Tingkat Stres Kerja pada Karyawan PT. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Rangkiang Denai dan PT. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Dharma Pejuang Empatlima Tahun 2017. Penelitian ini dilakukan dengan metode Total Sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Desain penelitian ini adalah Binary Logistic. Data primer diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Hasil dianalisa menggunakan Uji T.Test Independen dan Uji Regresi Logistik. Penelitian dilakukan pada bulan juli tahun 2017 di PT. BPR Rangkiang Denai dan PT. BPR Dharma Pejuang Empatlima. Hasil penelitian terhadap 60 responden dari kedua bank didapatkan 60% mengalami stres kerja kategori berat, 63,3% memiliki kepemimimpinan yang kurang baik, 56,7% memiliki interpersonal kurang baik, 66,7% memiliki tuntutan tugas banyak dan 66,7% menganggap pekerjaan monoton berpengaruh terhadap stres kerja. Terdapat tidak ada perbedaan tingkat stres kerja pada kedua bank (p value = 0,300). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kepemimpinan dan tuntutan tugas terhadap tingkat stres kerja. Diharapkan kepada pimpinan institusi dapat memberikan pekerjaan sesuai dengan kemampuan bawahan agar karyawan dapat bekerja lebih produktif dan bekerja dengan nyaman dibidangnya.