Hubungan Perilaku Tenaga Perawat Dengan Pemilahan Sampah Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yanda, Mutia Delsi
Advisor:
Putri, Yelmi Reni
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Fasilitas, Sikap, SOP, Pemilahan.
DOI:
-
Abstract :
Pemisahan limbah medis sejak dari ruangan merupakan langkah awal memperkecil kontaminasi. Berdasarkan hasil survei awal, diketahui pewadahan limbah non-medis dan medis di ruang rawatan sudah ada pemisahan. Hasil wawancara dengan 10 orang tenaga perawat di ruang rawatan Rumah Sakit, 8 orang menyatakan limbah medis dan non-medis bercampur dan tidak melakukan pemisahan, 7 orang menyatakan fasilitas atau sarana yang tersedia tidak memenuhi syarat dan 6 orang menyatakan tidak melaksanakan SOP pemilahan sampah medis. Adapun tujuan penelitian, yaitu untuk mengetahui distribusi frekuensi sikap, fasilitas atau sarana, SOP, pemilahan sampah medis dan untuk mengetahui hubungan antara sikap, fasilitas atau sarana, dan SOP dengan pemilahan sampah medis. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan checklist. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crosssectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Juli 4 Agustus 2017. Pengambilan sampel dengan total sampling, sampel penelitian tenaga perawat yang ada di ruang rawatan 69 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel mempunyai hubungan terhadap pemilahan sampah medis yaitu variabel sikap (p = 0,003, OR = 5,200), fasilitas atau sarana (p = 0,028, OR = 4,571) dan SOP (p = 0,037, OR = 3,684). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sikap, fasilitas atau sarana dan SOP dengan pemilahan sampah medis. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar memberikan teguran dari kepala ruangan atau perawat senior di ruangan jika terjadi sikap tenaga perawat yang salah. Sebaiknya adanya pengawasan dan peneguran dari petugas sanitasi atau petugas IPSRS jika tenaga perawat ditemukan tidak melakukan pemilahan sampah medis.