Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada LSL yang Berobat di Klinik IMS-VCT PuskesmasRasimah Ahmad Kota Bukittinggi Pada Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Novianti, Nelfi
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Yuniliza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Infeksi Menular Seksual, Pengetahuan, Prilaku Seksual, Riwayat Pemakaian Kondom.
DOI:
-
Abstract :
Infeksi menular seksual merupakan penyakit menular, terutama melalui hubungan seksual. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian Infeksi Menular Seksual yaitu pengetahuan, prilaku seksual dan riwayat pemakaian kondom. Di bukittinggi jumlah kunjungan layanan IMS yang terdata berjumlah 297 orang dengan angka positif IMS 152 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual pada LSL yang berobat di klinik ims-vct puskesmas rasimah ahmad kota bukittinggi. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian kuantitatifdengan pendekatan Cross Sectional dengan uji chi square sebagai teknik pengolahan data. Populasi adalah seluruh LSL yang berobat di Klinik IMS-VCT Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi tahun 2017 berjumlah 115 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling .Adapun yang menjadi variabel independen adalah pengetahuan, prilaku seksual, riwayat pemakaian kondom dan variabel dependen adalah infeki menular seksul pada LSL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 115 pasien diketahui jumlah pengetahuan tinggi 63 orang (54,8%), prilaku seksual beresiko 69 orang (60%), riwayat pemakaian kondom yang tidak konsisten 71 orang (61,7%), sedangkan yang mengalami infeksi menular seksual berjumlah 12 orang (10,4%). Hasil uji statistik hubungan pengetahuan terhadap kejadian infeksi menular seksual diperoleh nilai p = 0,006 dengan OR = 7,262 (CI= 1,153-34,843),prilaku seksual terhadap kejadian infeksi menular seksual diperoleh nilai p = 0,026 dengan OR=8,534(CI=1,062-68,57), riwayat pemakain kondom terhadap infeksi menular seksual diperoleh nilai p = 0,028 dengan OR=7,883(CI= 0,98163,37) Pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa pengetahuan, prilaku seksual dan riwayat pemakaian kondom berhubungan secara signifikan dengan kejdian infeksi menular seksual. Dari ketiga variabel didapatkan yang paling berhubungan dan nilai asosiasi tertinggi adalah prilaku seksual.
Download From Google Drive