Perbedaan Nyeri Terhadap Pemberian Terapi Musik Pada Pasien CA Mammae Di Ruang Bedah RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Nabira, Rifka
Advisor:
Wahyuni, Aria
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Nyeri, Ca Mammae, Terapi Musik.
DOI:
-
Abstract :
Nyeri adalah alasan utama seseorang untuk mencapai bantuan perawatan kesehatan. Nyeri terjadi bersama banyak proses penyakit atau bersama dengan pemeriksaan diagnostik atau pengobatan. Untuk mengurangi nyeri Ca Mammae, salah satunya dengan tindakan non- farmakologis adalah distraksi. Salah satunya distraksi yang efektif adalam terapi musik, yang dapat menurunkan nyeri fisiologis, stres, dan kecemasan dengan mengalihkan perhatian seseorang dari nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Nyeri Terhadap Pemberian Terapi Musik Pada Pasien Ca Mammae Di Ruang Bedah RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest posttest with control group. Rancangan ini dilakukan dengan dua kelompok, satu kelompok diberi perlakuan dan kelompok lain sebagai kontrol. Dalam penelitian ini jumlah sampel 20 orang yang terdiri atas 10 responden diberi terapi musik dan 10 responden tidak diberi terapi musik dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengukuran tingkat nyeri dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan rata-rata responden kelompok diberi terapi musik nilainya 3,17, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok kontrol adalah 5,33. Perbedaan statistik menggunakan uji t-independent test terdapat perbedaan nilai ratarata nyeri antara kelompok diberi terapi musik dengan kelompok kontrol, sedangkan Pvalue = 0,001. Berarti terdapat perbedaan pelaksanaan terapi musik terhadap pengurangan intensitas nyeri Ca Mammae. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan ratarata nyeri yang signifikan dengan perawatan, dimana tingkat nyeri lebih rendah pada kelompok yang diberikan terapi musik. Namun kedua perlakuan memiliki pengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri, dimana Pvalue = 0,001. Terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien Ca Mammae di ruang bedah RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017.