Faktor-Faktor Yang Berhubungan Terhadap Perilaku Agresif Anak Usia Sekolah di SDN 28 Pasa Rabaa Kecamatan Tanjung Raya Maninjau Kabupaten Agam Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Amalia, Atifa
Advisor:
Hasnita, Evi
Lazdia, Wenny
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Menonton tayangan kekerasan, Pola asuh orang tua, Konformitas teman sebaya, perilaku agresif.
DOI:
-
Abstract :
Masa anak-anak adalah masa dalam proses peniruan baik secara fisik maupun verbal, jadi apa yang dilihat dan didengar oleh anak sering kali tanpa disadari ditirunya tidak terkecuali ucapan dan perbuatan buruk sekalipun dari sekelilingnya. Perilaku agrerif merupakan fenomena yang tersebar diseluruh dunia. Bentuk-bentuk perilaku agresif yang ditampilkan anak antara lain menendang, memukul, mendorong, melempar benda, berkelahi, marah, mengganggu teman, mengejek, dan berteriak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik yang menggunakan desain cros sectional. Populasi penelitian ini siswa sebanyak 32 orang. Sampel yang diambil sebanyak 32 orang menggunakan teknik total sampling. Analisa data meliputi univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian ini didapatkan 71,9% responden dengan menonton tayangan kekerasan, 87,5% responden yang dengan pola asuh orang tua yang baik, 65,6% responden dengan konformitas teman sebaya, 56,2% responden memiliki perilaku agresif. Analisa bivariat didapatkan ada hubungan antara menonton tayangan kekerasan dengan perilaku agresif (p = 0,022), pola asuh orang tua (p = 0,609), konformitas teman sebaya (p = 0,003) dengan perilaku agresif pada anak Kelas V dan VI di SDN 28 Pasa Rabaa Kecamatan Tanjung Raya Maninjau Kabupaten Agam tahun 2017. Jadi dapat disimpulkan bahwa menonton tayangan kekerasan dan konformitas teman sebaya berhubungan dengan perilaku agresif pada anak SD untuk itu diharapkan kepada semua lapisan masyarakat khususnya ibu yang memiliki anak yang masih duduk dibangku sekolah agar memperhatikan anak nya agar tidak terjadi Agresivitas.