Pengaruh Pemberian Infra Red (IR) Dan Latihan Balance Terhadap Keseimbangan Dinamis Pasien Hemiparese Pasca Stroke Di RS. Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2016
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Sari, Yola Firmulia Permata
Advisor:
Sulung, Neila
Rusti, Sukarsi
Rusti, Sukarsi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pemberian Infra Red (IR) Dan Latihan Balance, Hemiparese Pasca Stroke
DOI:
-
Abstract :
Stroke adalah gangguan fungsi syaraf yang terjadi mendadak dan di sebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Stroke terjadi akibat gangguan pembuluh darah di otak, dapat berupa tersumbatnya pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak. Menurut data laporan kasus yang terdapat di Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang tercatat kunjungan rata-rata pasien stroke pada tahun 2015 adalah 497 kunjungan pertahun dan di dapatkan rata-rata 42% kunjungan berbulannya, Tujuan penelitan ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Infra Red dan latihan Balance terhadap keseimbangan Dinamis Pasien Hemiparese Pasca Stroke Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan test dalam satu kelompok (one-Group pretest-postest). Penelitian telah dilakukan pada akhir bulan Juni 2016. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak10 orang pasienstroke di Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang.Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu pengukuran keseimbangan dinamis responden dengan menggunakan uji t-dependent test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata keseimbangan dinamis responden sebelum Intervensi adalah 48.56 dan rata-rata nyeri sesudah intervensi adalah 21.78. Hasil analisis statistic menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata keseimbangan dinamis sebelum dan setelah pemberian Infra Red dan latihan Balance dengan beda rata-rata 26.80 dan p = 0,00dengan Standar Deviasi6.161. Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Infra Red dan latihan Balance efektif terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pasien hemiparese pasca stroke. Untuk itu di harapkan kepada fisioterapis untuk memberikan Infra Red dan latihan Balance pada pasien hemiparese pasca stroke untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi yang efektif dalamm eningkatkan keseimbangan dinamis.