Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Keluarga Dengan Kepatuhan Klien Skizofrenia Dalam Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Damayanti, Riska
Advisor:
Yenni
Rezkiki, Fitrianola
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap dan Motivasi, Kepatuhan Klien Skizofrenia.
DOI:
-
Abstract :
Pengobatan pada pasien skizofrenia belum memuaskan dan salah satu penyebabnya adalah keluarga yang tidak tahu cara penanganannya, hal ini dikarenakan oleh pengetahuan rendah, sikap negatif dan motivasi rendah dari keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman tahun 2016. Penelitian ini berbentuk deskriptive analyticdengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang anggotanya mengalami gangguan jiwa skizofrenia diWilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman, yang berjumlah sebanyak 42 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini berbentuk total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembaran observasi, kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS. Datadiolah dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik chi square dengan keputusan bermakna CI 95% atau nilai = 0.05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p value = 0.043 (p < 0.05) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p value = 0.71 (p > 0.05) serta tidak terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p value = 0.114 (p > 0.05). Untuk lebih meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia diperlukan pendekatan yang sifatnya menyeluruh dari berbagai pihak, salah satunya adalah pihak keluarga, karena keluarga memiliki ikatan yang kuat di antara anggotanya dan rasa ketergantungan dalam menghadapi berbagai masalah yang timbul termasuk masalah kesehatan.