Hubungan Jenis Dan Lama Pemakaian Kontrasepsi Wanita Dengan Peningkatan Berat Badan Akseptor di Wilayah Kerja Puskesmas Kuraitaji Pariaman Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Kaslan, Ranti Oktavia
Advisor:
Nurdin
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Hubungan Jenis Dan Lama, Pemakaian Kontrasepsi Wanita, Peningkatan Berat Badan Akseptor.
DOI:
-
Abstract :
Peningkatan jumlah penduduk yang tidak disertai dengan peningkatan kualitas individu merupakan suatu masalah setiap Negara di dunia, hal ini dapat diatasi melalui program keluarga berencana. Kontrasepsi memiliki kekurangan seperti peningkatan berat badan. Data dari Dinkes Kota Pariaman, Puskesmas Kuraitaji berada pada urutan pertama dengan akseptor KB aktif terbanyak yaitu 983 orang (69,6%) dan survey awal dari 9 orang akseptor KB wanita yang ditemukan sebagian akseptor mengalami peningkatan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan jenis dan lama pemakaian kontrasepsi hormonal dengan peningkatan berat badan akseptor wanita di Wilayah Kerja Puskesmas Kuraitaji Pariaman tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik melalui pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 248 orang dan sampel 71 orang dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling dari sampling frame. Penelitian ini dilakukan bulan Februari 2017 dengan alat ukur yang di gunakan adalah kuesioner dan analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian analisis univariat dengan responden memakai kontrasepsi hormonal 77,5%, lama memakai kontrasepsi 59,2% dan mengalami peningkatan berat badan 62,0%. Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan jenis kontrasepsi wanita dengan peningkatan berat badan dengan p=0,046; OR= 3,7 dan ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi dengan peningkatan berat badan p=0,024; OR= 3,8. Kesimpulannya yaitu jenis dan lama pemakaian kontrasepsi wanita mempengaruhi peningkatan berat badan akseptor. Untuk itu diperlukan KIE dari tenaga kesehatan mengenai penyebab terjadinya perubahan berat badan, sehingga ibu atau akseptor tidak merasa khawatir dengan kondisi nya.
Download From Google Drive