Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Mastitis pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Yenti, Nova
Advisor:
Sulung, Neila
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Mastitis, Pengetahuan, Stres, Dukungan Tenaga Kesehatan, Teknik Menyusui.
DOI:
-
Abstract :
Menurut organisasi kesehatan dunia (2008), memperkirakan lebih dari 1,4 juta orang terdiagnosis mastitis. Di Indonesia, diperkirakan wanita yang terdiagnosis mastitis berjumlah 876.665 dan di Sumatera Barat berkisar 40-60% wanita terdiagnosis mastitis. Data Puskesmas Lubuk Basung bulan Desember 2016 sampai Januari 2017 didapatkan 12 responden mengalami mastitis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian mastitis di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam.
Jenis penelitian adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi sebanyak 24 responden. Metode pengambilan sampel secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengalami mastitis (58,3%), pengetahuan rendah (50,0%), stres sedang (25,0%), dukungan tenaga kesehatan kurang baik (54,2%) dan teknik menyusui yang salah (33,3%). Ada hubungan bermakna antara pengetahuan (p=0,038) dan teknik menyusui (p=0,006) dengan kejadian mastitis. Tidak ada hubungan antara stres (p=0,341) dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,446) dengan kejadian mastitis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden yang mengalami mastitis disebabkan karena pengetahuan rendah dan teknik menyusui yang salah. Diharapkan kepada ibu nifas yang menyusui agar ikut berperan aktif dalam setiap kegiatan penyuluhan tentang masalah dalam menyusui, teknik menyusui yang benar dan perawatan payudara yang diadakan oleh tenaga kesehatan.
Download From Google Drive