Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Gambok Kabupaten Sijunjung Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Meilani, Sisy
Advisor:
Putri, Yelmi Reni
Sulistia, Yori
Sulistia, Yori
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, ASI Ekslusif, Sosial ekonomi, Pneumonia, Balita.
DOI:
-
Abstract :
Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar pada balita, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Pada tahun 2015 ditemukan sebanyak 30,25% kejadian pneumonia secara nasional. Sedangkan di Kabupaten Sijunjung pada tahun 2015 tercatat prevalensi kejadian pneumonia pada balita sebesar 30,94% dan Puskesmas Gambok merupakan puskesmas dengan capaian tertinggi penemuan kasus pneumonia pada balita (118,05%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada Balita di Puskesmas Gambok Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Gambok Tahun 2016 yaitu sebanyak 1.841 orang. Pengambilan data menggunakan teknik accidental sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 120 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner serta analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% responden berpengethauan kurang, 78,3% status gizi balita baik, 69,2% diberikan ASI Ekslusif, 70,8% tingkat ekonomi baik dan 32,5% pneumonia pada balita. Ada hubungan antara pengetahuan ( p = 0,003, OR = 13,811), status gizi ( p = 0,000, OR = 13,158), ASI eksklusif ( p = 0,021, OR = 2,797) dan sosial ekonomi ( p = 0,028, OR = 2,705) dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gambok Tahun 2016. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, status gizi balita, pemberian ASI eksklusif dan tingkat sosial ekonomi keluarga berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita. Maka dari itu diharapkan kepada berbagai pihak, khususnya petugas yang ada di Puskesmas Gambok untuk dapat meningkatkan upaya sosialisasi kejadian Pneumonia kepada masyarakat agar pengetahuan masyarakat dapat ditingkatkan serta mampu melakukan berbagai upaya dalam mengenali, mencegah serta menangani kejadian pneumonia pada balita.