Analisis Partisipasi Suami Dalam KB Pria Di Jorong Pasar Ahad Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Soviza, Lenny
Advisor:
Nurhayati
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Dukungan, KB Pria, partisipasi, persepsi.
DOI:
-
Abstract :
Keberhasilan program KB bukan hanya sepenuhnya tanggung jawab wanita, namun pria juga memiliki andil besar untuk program ini. Rendahnya (0,25% pengguna MOP dan 6,09% pengguna kondom) partisipasi pria/suami dalam KB kesehatan reproduksi di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor yang dilihat dari berbagai aspek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktorfaktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi suami dalam KB Pria di Jorong Pasar Ahad Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 2017. Desain penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitik. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah suami PUS akseptor KB dan yang bukan Akseptor KB pada bulan 19 Februari 2 Maret 2017, yang dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 16 orang informan dan pernyataan triangulasi terhadap 4 orang istri PUS, Kepala Puskesmas Pasar Ahad, Pemegang program KB di Puskesmas Pasar Ahad, 1 orang petugas KB puskesmas, 1 orang tokoh masyarakat. Hasil wawancara mendalam terhadap informan terkait partisipasi pria tentang alat kontrasepsididapatkan bahwa pengetahuan suami tentang KB Pria masih kurang, meskipun petugas sudah melakukan penyuluhan suami dalam KB pria. Namun dikarenakan masih ada persepsi negatif dari suami dan tidak adanya dukungan yang diberikan oleh istri terhadap pemakaian alat kontrasepsi pria sehingga rendahnya partisipasi pria dalam penggunaan alat kontrasepsi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab rendahnya partisipasi suami dalam KB Pria disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan masih kuatnya adat istiadat di Jorong Pasar Ahad Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Tahun 2017. Saran bagi suami agar meningkatkan kesadaran dirinya untuk ikut berpartisipasi aktif dalam program KB dengan metode apapun karena kesehatan reproduksi dan urusan KB bukan hanya tanggung jawab istri.
Download From Google Drive