Efektivitas Teknik Counterpressure Terhadap Tingkat Nyeri Pada Persalinan Kala I Fase Aktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Febriani, Vina Dwi
Advisor:
Femelia, Welly
Lazdia, Wenny
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Counterpressure, nyeri, persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Rasa nyeri persalinan dapat menyebabkan tidak terkoordinasinya kontraksi uterus. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan nyeri persalinan. Tindakan peredaan nyeri persalinan secara non farmakologi diantaranya adalah teknik counterpressure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik counterpressure terhadap tingkat nyeri pada persalinan kala I fase aktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung 2017. Desain penelitian ini bersifat pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest terhadap ibu inpartu yang sedang melakukan proses persalinan kala I fase aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden pada bulan Januari - Februari 2017. Instrument yang digunakan lembar observasi dan pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Dari hasil analisa univariat diperoleh rata-rata intensitas nyeri dari 30 orang sampel sebelum diberikan teknik Counterpressure yaitu 7,83 dengan standar deviasi 0,747 dan setelah diberikan teknik counterpressure yaitu 5,43 dengan standar deviasi 0,568. Dari hasil uji wilcoxon diperoleh rata-rata nilai intensitas nyeri sebelum dan setelah diberikan Counterpressure adalah 6,63 dengan SD = 1,377 dengan nilai Z = 4,871 dan p value = 0,000 Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat perbedaan rata-rata nilai intensitas nyeri sebelum dan sesudah teknik Counterpressur. Saran bagi praktek kebidanan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif teknik non farmakologi yang mudah untuk dilakukan tanpa efek yang membahayakan dalam memberikan intervensi dan asuhan kebidanan pada ibu selama persalinan kala I fase aktif.