Pengaruh Fototerapi terhadap Kadar Bilirubin pada Neonatus dengan Hiperbilirubinemia di Ruang Perinatologi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rahayu, Putri
Advisor:
Lazdia, Wenny
Mardison, Lidya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Fototerapi, Kadar Bilirubin, Hiperbilirubinemia, Neonatus.
DOI:
-
Abstract :
Program Pembangunan menurut SDGs 2030 yang merupakan hasil dari kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Tanggal 21 Oktober 2015, didalamnya terdapat taget bahwa seluruh negara berusaha menurunkan Angka Kematian Neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup. Di Amerika Serikat, sebanyak 65 % bayi baru lahir menderita hiperbilirubinemia di beberapa RS di Indonesia bervariasi, mulai 13,7% hingga 85% kasus tahun 2013 sebanyak 5,8 % kasus tahun 2014 sebanyak 6,2 % kasus tahun 2015 sebanyak 19,1 % kasus. Sedangkan, 3 bulan terakhir tercatat 36 bayi.
Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimen dengan rancangan pre-post test dalam satu kelompok (one-Group Pretest-posttest Design). Dilakukan di RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi dengan 10 sampel selama bulan Maret 2017. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan semua responden mengalami penurunan kadar bilirubin, rata-rata kadar bilirubin sebelum fototerapi pada neonatus dengan hiperbilirubinemia di Ruang Perinatologi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017 adalah 16,3989 (95% CI: 13,9902- 18,8076), dengan standar deviasi 3,13362. Sedangkan, rata-rata kadar bilirubin sesudah fototerapi adalah 8,4656 ( 95% CI: 7,2257 9,7055), dengan standar deviasi 1,61305. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh fototerapi terhadap kadar bilirubin pada neonatus dengan hiperbilirubinemia di Ruang Perinatologi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017. Jadi, diharapkan tetap mempertahankan fototerapi pada pasien ikterik pada bayi baru lahir di RS dengan prosedur pelaksanaan dan tatacara yang tepat, serta memberikan bimbingan kepada ibu tentang cara pencegahan atau meminimalisir kejadian ikterik pada bayi baru lahir.
Download From Google Drive