Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tapus Kabupaten Pasaman Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nasution, Hasnelita
Advisor:
Adriani
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Tuberkulosis Paru, Kepatuhan berobat.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh mycobacterium tuberkulosis. Besarnya angka ketidakpatuhan berobat akan mengakibatkan tingginya angka kegagalan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru di puskesmas Tapus tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study dengan pengambilan sampel Total Sampling pasien tuberkulosis paru yang sedang aktif mengkonsumsi obat anti tuberkulosis yang berjumlah empat puluh orang. Alat ukur menggunakan kuesioner kemudian dianalisa menggunakan uji chi-square dengan 0.05. Hasil penelitian diperoleh 52,5% memiliki pengetahuan tinggi, 75,0% memiliki motivasi tinggi, 57,5% peran petugas kesehatan baik, 55,0% memiliki peran pengawas minum obat baik, 52,5% patuh minum obat anti tuberkulosis, uji chi-square hubungan kepatuhan dengan pengetahuan p-value : 0,028, motivasi pasien p-value : 0,006, peran petugas kesehatan p-value : 0,005 dan peran pengawas menelan obat p-value : 0,002. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, motivasi, peran petugas kesehatan dan peran pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru. Saran kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan yang terstruktur sesuai standar penyuluhan kepada Pasien dan pengawas minum obat serta meningkatkan komunikasi terpeutik antara petugas dan pasien tuberkulosis paru.
Download From Google Drive