Hubungan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan Kejadian Ruptur Perineum pada Ibu Primipara Bersalin Normal di Puskesmas Putri Ayu Jambi Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Wulandari
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Berat badan bayi baru lahir, rupture perineum, primipara.
DOI:
-
Abstract :
Ruptur Perineum selalu menyebabkan perdarahan yang dapat berakibat kematian pada ibu. Pada tahun 2015 di Puskesmas Putri Ayu tercatat 387 kejadian rupture perineum dan 41,6% merupakan ibu primipara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan Kejadian Ruptur Perineum pada Ibu Primipara Bersalin Normal di Puskesmas Putri Ayu Jambi Tahun 2016 Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cohort retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin primipara di Puskesmas Putri Ayu tahun 2015 yaitu sebanyak 161 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total population sehingga didapatkan sampel sebanyak 161 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi serta analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,6% responden dengan berat badan bayi baru lahir < 3500 gram dan 90,1% responden mengalami kejadian rupture perineum serta terdapat hubungan berat badan bayi baru lahir dengan kejadian rupture perineum pada ibu primipara dengan nilai p = 0,041 dan RR = 1,131. Dapat disimpulkan bahwa berat badan bayi baru lahir berhubungan dengan kejadian rupture perineum. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan kejadian rupture perineum agar ibu dapat melakukan kiat-kiat yang dapat mencegah kejadian rupture perineum.
Download From Google Drive