Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Program Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Balita di Nagari Padang Laweh Malalo Kabupaten Tanah Datar Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Maiyusra, Sulastri
Advisor:
Santy, Rini
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Cakupan SDIDTK ,Pendidikan, Pengetahuan, Peran bidan.
DOI:
-
Abstract :
Pemantauan tumbuh Kembang balita sangat penting dilakukan untuk mengetahui adanya hambatan pertumbuhan (Growth Faltering) dan penyimpangan Perkembangan secara dini. Indikator keberhasilan stimulasi dan deteksi dini pertumbuhan dan perkambangan balita salah satunya dapat dilihat dari capaian cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Cakupan Kunjungan SDIDTK balita adalah 74,4% (468). Studi pendahuluan terhadap 10 orang ibu balita, 50% tidak mengetahui tentang SDIDTK, 30% mengatakan tidak ada gunanya untuk melakukan DDTK, 10% mengatakan tidak mengetahui jadwal pemeriksaan SDIDTK. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan program SDIDTK. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus September 2016. Sampel sebanyak 92 orang, diambil secara simple random sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis univariat diketahui 57,6 % responden melakukan kunjungan SDIDTK yang tidak lengkap, 72,8 % pengetahuan tinggi, 75 % pendidikan tinggi, 66,3 % tidak bekerja dan 53,3 % menyatakan peran bidan baik. Hasil bivariat ada hubungan pengetahuan (p = 0,001 dan OR = 8,516), pendidikan (p = 0,038 dan OR = 3.497) dan peran bidan (p = 0,015 dan OR = 3,170) dengan kunjungan SDIDTK, serta tidak ada hubungan pekerjaan dengan kunjungan SDIDTK (p = 0,775). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan, dan peran bidan dengan rendah cakupan program SDIDTK di Nagari Padang Laweh Malalo.
Download From Google Drive