Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Kelurahan Tanjung Paku Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Esa Gamila
Advisor:
Hasnita, Evi
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Senam lansia, lansia, hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Di Amerika serikat terdapat 50 juta ( 21,75%) orang dewasa yang menderita hipertensi. di Indonesia angkanya mencapai 31,7%. Data dari Dinas Kota Solok tahun 2013, kasus hipertensi termasuk kedalam 3 penyakit dengan kasus terbanyak dengan angka kunjungan tertinggi tiap bulanya bahkan mencapai 14.464 kunjungan. Tekanan darah normal adalah antara 120/80 140/90 mmHg. Hipertensi merupakan tekanan darah persisten atau terus menerus sehingga melebihi batas normal dimana tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan diastole diatas 90 mmHg. Penelitian ini menggunakan desain pretest-postest design yang dilakukan pada tanggal 11 Januari 31 Januari. Pengambilan sampel digunakan teknik purpose sampling dengan sampel berjumlah 10 responden. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji T Test Dependent. Hasil penelitian ini tekanan darah lansia hipertensi sebelum dilakukan senam lansia dapat dilihat bahwa Rata-rata tekanan darah sistolik lansia hipertensi di Kelurahan Tanjung Paku Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota solok Tahun 2015 adalah 151,50 dengan standar deviasi 4,191. Rata-rata tekanan darah diastolik lansia hipertensi adalah 83,67 dengan standar deviasi 4,568. Rata-rata tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi setelah melakukan senam lansia adalah 137,67 dengan standar deviasi 6,295. Rata-rata tekanan darah diastolik adalah 78,33 dengan standar deviasi 5,03. Karena hal ini disebabkan responden rutin 3 kali seminggu melakukan senam lansia, selain itu efek dari olahraga senam lansia yang dilakukan secara teratur dapat melancarkan peredaran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Nilai p lebih kecil dari 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah. Lansia yang mengalami hipertensi diharapkan melakukan latihan senam lansia secara efektif dan teratur serta hal lain yang tercakup dalam penatalaksanaan senam lansia.