Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir Oleh Ibu Di Ruang Perinatologi RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Rafiah
Advisor:
Efriza
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Dukungan Petugas, Perawatan Tali Pusat.
DOI:
-
Abstract :
Perawatan tali pusat bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit tetanus pada bayi baru lahir. Penyakit tetanus terjadi disebabkan karena masuknya spora kuman tetanus kedalam tubuh melalui tali pusat, baik dari alat steril, pemakaian obat-obatan, bubuk atau daun-daunan yang ditaburkan ke tali pusat sehingga dapat mengakibatkan infeksi. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia pada tahun 2012, menunjukkan angka kematian bayi Indonesia sebesar 32/1.000 kelahiran hidup. Proporsi kematian karena tetanus neonatorum menunjukkan tertinggi diantara penyakit infeksi, yaitu 9,5%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan dengan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir oleh ibu di Ruang Perinatologi RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2016. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel penelitian yaitu pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dan perawatan tali pusat. Populasi dalam penelitian seluruh ibu yang mempunyai bayi baru lahir yang dirawat di Ruangan Perinatologi RSUD Prof. Dr. MA. Hanfiah SM Batusangkar pada tahun 2016, yang berjumlah 253 orang dan tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling, dengan jumlah sampel 72 orang. Penelitian dilakukan tanggal 1 20 Februari 2016. Data diolah dengan sistem komputerisasi dengan teknik analisis chi-squre. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari sebagian (59,7%) responden tidak melakukan perawatan tali pusat, lebih dari sebagian (58,3%) responden berpengetahuan tinggi tentang perawatan tali pusat, lebih dari sebagian (51,4 %) responden memiliki sikap positif tentang perawatan tali pusat dan lebih dari sebagian (51,4%) responden mengatakan ada dukungan petugas kesehatan dalam perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Tidak ada hubungan antara pengetahuan responden dengan perawatan tali pusat nilai p = 0,597 dan OR = 1,295, ada hubungan antara sikap responden dengan perawatan tali pusat nilai p = 0,049 dan OR = 2,639 dan ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir nilai p = 0,000 dan OR = 25,212. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perawatan tali pusat, ada hubungan sikap dan dukungan petugas dengan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Disarankan kepada Rumah Sakit agar memberikan perhatian khusus pada perawatan tali pusat pada bayi dan memasukannya dalam program penyuluhan.