Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterampilan Kader Posyandu Dalam Penimbangan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2015

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Malini, Nanda Dona
Advisor:
Afriyanti, Detty
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Keterampilan, Kader Posyandu, Penimbangan Balita.
DOI:
-
Abstract :
Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan utama program perbaikan gizi, yang menitik beratkan pada upaya pencegahan dan peningkatan status gizi anak, yang dapat dipantau melalui penimbangan setiap bulan yang dilakukan oleh kader di Posyandu. Dalam pelaksanaannya, Posyandu dimotori oleh kader terpilih yang terlatih dan terampil untuk melaksanakan kegiatan rutin seperti penimbangan balita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keterampilan kader posyandu dalam penimbangan balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2015. Penelitian ini dilkukan pada bulan Juli 2015 sampai Februari 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan disain crosss sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader Posyandu yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam yang berjumlah 125 Kader, dan sampel dalam penelitian ini adalah kader di wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok sebanyak 56 sampel. Data yang diambil adalah data primer melalui wawancara dan observasi langsung pada saat kader melakukan penimbangan balita dan data sekunder dari data Puskesmas Tanah Garam Kota Solok. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Pengolahan data dilakukan secara manual dan chi square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan yang bermakna antara lama menjadi Kader dengan keterampilan Kader dalam melakukan penimbangan balita (p = 0,590), tidak ada hubungan yang bermakna antara pelatihan Kader dengan keterampilan Kader dalam melakukan penimbangan balita (p = 0,843), ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan Kader dengan keterampilan Kader dalam melakukan penimbangan balita (p = 0,044)dan tidak ada hubungan yang bermakna antara motivasi Kader dengan keterampilan Kader dalam melakukan penimbangan balita (p = 0,689). Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dan tenaga gizi hendaknya melakukan upaya untuk lebih meningkatkan program kegiatan promkes tentang posyandu balita dan mengadakan pelatihan yang berkelanjutan kepada Kader serta berperan aktif dalam membina Kader di lapangan untuk terwujudnya pelaksanaan Posyandu yang baik dan Kader yang terampil dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Download From Google Drive