Pengaruh Metode Massage Effleurage Dan Abdominal Lifting Terhadap Nyeri persalinan Kala I Fase Aktif Di Ruang Ponek RSUD Pariaman Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Yuliana
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Metode Massage Effleurage Dan Abdominal Lifting, Nyeri persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Fenomena di Indonesia angka sectio caesarea menurut data Depkes RI tahun 2013 sekitar 30-60 % dari seluruh persalinan, angka ini jauh lebih tinggi dari standar WHO (5-15%). Hal ini tidak hanya disebabkan oleh indikasi medis tapi juga indikasi non medis seperti permintaan sendiri atas sectio caesarea dikarenakan nyeri yang tidak tertahankan sewaktu persalinan. Di RSUD Pariaman khsusnya ruang Ponek didapatkan jumlah persalinan pada tahun 2015 adalah sebanyak 1040 jumlah persalinan sedangkan jumlah persalinan yang di lakukan di luar operasi (Sectio caesarea) adalah sebanyak 702 persalinan dengan rata-rata perbulan 58 persalinan diluar operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh metode massage effleurage dengan abdominal lifting terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di ruang Ponek RSUD Pariaman tahun 2016. Desain penelitian ini adalah kuantitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experimental (penelitian eksperimen semu) dengan rancangan Two group pretest-posttest design, Penelitian ini dilakukan di ruang ponek RSUD. Pengolahan data dilakukan dengan uji t independen . Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di peroleh bahwa Masage effleurage dapat menurunkan tingkat nyeri persalianan kala I pada ibu bersalin dengan sig 0.001 dan standar devisiasi setelah diberikan effleurage 0.821, Masage abdominal lifting dapat menurunkan tingkat nyeri persalianan kala I pada ibu bersalin dengan sig 0.002 dan standar devisiasi setelah diberikan effleurage 1.174, dan Masage effleurage lebih efektif dalam menurunkan tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalinan dengan sig 0.001 lebih bermakna dari pada abdominal lifting dengan sig 0.002, dan standar devisiasi setelah di lakukan effleurage 0.821 sedangkan abdominal lifting 1.174.. Bagi petugas kamar bersalin RSUD Pariaman (Ponek) hendaknya lebih mencari tahu lagi apa-apa saja teknik relaksasi yang dapat diterapkan kepada ibu bersalin sehingga nyeri yang di rasakan ibu dapat dikurangi sehingga ibu bersalin tidak merasakan nyeri berlebih saat persalinan, teknik relaksasi tersebut bisa seperti teknik effleurage, abdominal lifting, counter preasure, teknik nafas dalam, dan lain sebagainya.
Download From Google Drive