Hubungan Status Gizi Dan Pola Makan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 1-3 Tahun Di Korong Sungai Asam Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Guci Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ismalinda
Advisor:
Rudjito
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Status Gizi, Pola Makan, Motorik Kasar.
DOI:
-
Abstract :
Indonesia tergolong sebagai negara dengan status kekurangan gizi yang tinggi, indikasi ini diketahui dengan menggunakan pengelompokkan gizi kurang berdasarkan WHO. Data dari hasil Riskesdas 2013 menyebutkan, sebanyak (19,6%) balita kekurangan gizi yang terdiri dari (5,7%) balita dengan gizi buruk, dan (13,9%) berstatus gizi kurang dan sebesar (4,5%) balita dengan gizi lebih. Untuk mencapai sasaran MDGs tahun 2015 yaitu (15,5%), maka prevalensi gizi buruk-kurang secara nasional diturunkan sebesar (4,1%) dalam periode 2013 sampai 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan pola makan dengan perkembangan motorik kasar pada balita usia 1-3 tahun di Korong Sungai Asam wilayah kerja Puskesmas Kampung Guci Kabupaten Padang Pariaman tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Penelitian dilakukan di Korong Sungai Asam wilayah kerja Puskesmas Kampung Guci. Populasi pada penelitian berjumlah 56 orang, sampel diambil dengan teknik total sampling berjumlah 56 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan (73,2%) balita usia 1-3 tahun memiliki status gizi normal, (75%) balita usia 1-3 tahun mempunyai pola makan yang sesuai, (83,9%) balita usia 1-3 tahun memiliki perkembangan motorik kasar yang normal. Terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan perkembangan motorik kasar dengan p value (0,011) dan OR (8,444), dan terdapat hubungan pola makan dengan perkembangan motorik kasar dengan p value (0,006) dan OR (9,750) pada balita usia 1-3 tahun di Korong Sungai Asam wilayah kerja Puskesmas Kampung Guci Kabupaten Padang Pariaman tahun 2016. Peneliti berharap kepada ibu balita sebaiknya rutin membawa balitanya ke posyandu untuk mengetahui status gizi dan perkembangan motorik kasar pada balita usia 1-3 tahun, kepada petugas kesehatan disarankan untuk tetap memberikan penyuluhan kepada ibu balita tentang gizi, pola makan dan perkembangan motorik kasar.