Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kematian Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas SeKabupaten Padang Pariaman Tahun 2014

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Sari, Dewi Kumala
Advisor:
Hasnita, Evi
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Umur, Pendidikan, Paritas, Faktor Resiko Kehamilan, Kematian Bayi.
DOI:
-
Abstract :
Kematian bayi adalah indikator untuk menilai suatu Negara itu maju atau berkembang. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman di dapatkan di wilayah kerja Puskesmas Di Kabupaten Padang Pariaman terjadi kematian bayi yaitu 58 kematian. Tingginya angka kematian bayi ini menjadi tujuan peneliti untuk melakukan penelitian untuk mengetahui Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kematian Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2014. Jenis penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Case Control yang dilakukan pada bulan Januari s/d Februari 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian ibu bersalin yang mengalami kematian bayi dan control ibu yang tidak mengalami kematian bayi di willayah kerja Puskesmas Di Kabupaten Padang Pariaman berjumlah 98 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui data data sekunder. Data diolah secara komputerisasi dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 52,6% pada kelompok kasus responden umur tidak beresiko dan kelompok kontrol 47,4%, setelah dilakukan uji statistik pada =0,005 tidak terdapat hubungan yang siknifikan antara umur dengan kematian bayi (p=0,464 = 0,05). Pada pendidikan kelompok kasus yang berpendidikan rendah ditemukan 44,4% dan kelompok kontrol 55,6%, juga tidak terdapat hubungan yang siknifikan antara pendidikan dengan kematian bayi (p=0,530 = 0,05). Pada paritas beresiko 42,4% kelompok kasus 57,6% tidak terdapat hubungan yang siknifikan antara paritas dengan kematian bayi (p=0,099 = 0,05) Pada faktor resiko kelompok kasus yang beresiko ditemukan 75% dan kelompok kontrol 25% terdapat hubungan antara faktor resiko dengan kematian bayi (p=0,00 = 0,05). Diharapkan kepada Bidan untuk dapat melakukan pemantauan ibu hamil agar kematian bayi tidak dapat ditekan semaksimal mungkin.
Download From Google Drive