Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Balita Mengenai Sirkumsisi Perempuan Di Jorong Koto Langki Kabupaten Sijunjung Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Elmira
Advisor:
Hasnita, Evi
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Perilaku Ibu Balita, Sirkumsisi Perempuan.
DOI:
-
Abstract :
Salah satu bentuk tradisi yang sampai saat ini masih dilestarikan dalam masyarakat adalah female genital mutilation (selanjutnya disebut FGM). WHO telah memperingatkan peningkatan resiko kematian ibu dan bayi pada wanita yang disirkumsisi. Di Indonesia, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy menegaskan pemerintah melarang pengrusakan alat kelamin perempuan atau FGM. Seringkali pelaksanaannya didasarkan pada ajaran agama dan adat masyarakat dan sudah lama berlangsung dan dilaksanakan secara turun temurun dan masih ada sampai sekarang. Penelitian ini bertujuan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu balita mengenai sirkumsisi perempuan Di Jorong Koto Langki Kabupaten Sijunjung Tahun 2016. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita perempuan Di Jorong Koto Langki Kabupaten Sijunjung. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan pengolahan data dilakukan dengan teknik komputerisasi. Hasil analisa bivariat menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p value = 0.000dan OR= 0,177), sikap (p value = 0.005 dan OR- 0,095), pandangan agama ( p value = 0.028 dan OR= 4.286), dan pandangan budaya ( p value=0,019 dan OR= 4,432) ibu balita dengan perilaku sirkumsisi perempuan. Disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik pada pengetahuan, sikap, pandangan agama dan budaya ibu balita dengan perilaku sirkumsisi perempuan di Jorong Koto Langki Kabupaten Sijunjung Tahun 2016. Saran bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung untuk pemantauan kinerja bidan penghentian tindakan sirkumsisi pada balita perempuan.