Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Pelayanan Maternal Dan Neonatal Pada Bidan Di Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Gustavera, Rica
Advisor:
Wahyuni, Aria
Yani, Vella Dwi
Yani, Vella Dwi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kualitas Pelayanan, Maternal Dan Neonatal.
DOI:
-
Abstract :
Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal merupakan salah satu unsur
penentu status kesehatan. Pelayanan kesehatan neonatal dimulai sebelum bayi
dilahirkan, melalui pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil serta
pertumbuhan dan perkembangan bayi periode neonatal. Data yang didapat di
Kabupaten Sijunjung, jumlah kematian ibu di KabupatenSijunjung pada tahun
2013 adalah 1 orang danpadatahun 2014 sebanyak 5 orang, sedangkan Angka
Kematian Bayipadatahun 2013 dan 2014 adalah 17,88 per 1000 kelahiran hidup
dan 19 per 1000 kelahiran hidup. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh bidan praktek yang ada di Kecamatan Sijunjung. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil analisa univariat diketahui 87,5% responden memiliki pengetahuan tinggi, 53,1 % responden memiliki pengalaman kerja lama, 87,5% respondenmenyatakan pernah mengikuti pelatihan, 79,1 % responden memiliki sarana dan prasarana lengkap, 65,6 % responden menyatakan ada mendapatkan supervisi dan 81,3 % menyatakan kualitas pelayanan maternal dan neonatal baik. Hasil analisa bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan maternal dan neonatal pada bidan adalah pengetahuan (p=0,015 dan OR=25,000), pelatihan (p=0,015 dan OR=25,000) serta sarana (p=0,003dan OR=27,500). Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan maternal dan neonatal pada bidan adalah pengetahuan, pelatihan dan sarana. Diharapkan kepada bidan untuk terus meningkatkan kualitasnya dalam melayani kesehatan masyarakat terutama bagi ibu dan anak.
penentu status kesehatan. Pelayanan kesehatan neonatal dimulai sebelum bayi
dilahirkan, melalui pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil serta
pertumbuhan dan perkembangan bayi periode neonatal. Data yang didapat di
Kabupaten Sijunjung, jumlah kematian ibu di KabupatenSijunjung pada tahun
2013 adalah 1 orang danpadatahun 2014 sebanyak 5 orang, sedangkan Angka
Kematian Bayipadatahun 2013 dan 2014 adalah 17,88 per 1000 kelahiran hidup
dan 19 per 1000 kelahiran hidup. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh bidan praktek yang ada di Kecamatan Sijunjung. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil analisa univariat diketahui 87,5% responden memiliki pengetahuan tinggi, 53,1 % responden memiliki pengalaman kerja lama, 87,5% respondenmenyatakan pernah mengikuti pelatihan, 79,1 % responden memiliki sarana dan prasarana lengkap, 65,6 % responden menyatakan ada mendapatkan supervisi dan 81,3 % menyatakan kualitas pelayanan maternal dan neonatal baik. Hasil analisa bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan maternal dan neonatal pada bidan adalah pengetahuan (p=0,015 dan OR=25,000), pelatihan (p=0,015 dan OR=25,000) serta sarana (p=0,003dan OR=27,500). Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan maternal dan neonatal pada bidan adalah pengetahuan, pelatihan dan sarana. Diharapkan kepada bidan untuk terus meningkatkan kualitasnya dalam melayani kesehatan masyarakat terutama bagi ibu dan anak.