Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Produksi Asi Pada Ibu Post Partum di Ruang Kebidanan RSUD Pariaman Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Arneli
Advisor:
Abidin, Zainal
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
IMD, Berat Badan Lahir Normal, Lama Menyusui, Produksi ASI.
DOI:
-
Abstract :
Hasil SDKI 2012 menunjukkan penurunan jumlah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif hingga 7,2%. Pada saat yang sama, jumlah bayi yang diberi susu formula meningkat dari 16,7% pada 2006 menjadi 27,9% pada 2012. Produksi ASI yang tidak mencukupi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tidak terlaksananya inisiasi menyusui dini, berat badan lahir dari bayi dan lama menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Faktor-faktor yang berhubungan dengan produksi ASI pada ibu post partum di Ruang Rawatan Kebidanan RSUD Pariaman Tahun 2016 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional sign. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari s.d Februari tahun 2016 di Ruang Rawatan Kebidanan RSUD Pariaman. Populasi penelitian adalah sasaran ibu-ibu post partum, sampel diambil sebanyak 31 orang. Hasil dari penelitian ini analisis menunjukkan bahwa 64,5% melaksanakan IMD. 74,2% memiliki bayi dengan berat badan lahir normal (2500 4000 gram. 58,1 mampu menyusui dengan waktu yang normal (> 20 menit). 61,3% memiliki produksi ASI yang mencukupi. Terdapat hubungan yang bermakna antara pelaksanaan IMD dengan produksi ASI, p value diperoleh sebesar 0,007 < 0,05. Terdapat hubungan yang bermakna antara berat badan bayi lahir dengan produksi ASI , p value diperoleh sebesar 0,007 < 0,05. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama menyusui dengan produksi ASI, p value diperoleh sebesar 0,007 < 0,05 Kepada ibu-ibu nifas hendaknya lebih banyak mengkonsumsi makanan yang bergizi, terutama mengkonsumsi makanan yang mampu merangsang peroduksi ASI.
Download From Google Drive