Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Kemampuan Berbahasa Pada Anak Autis Di SLB Muhammad Saad Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nofitriyetti
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Terapi Musik Klasik, Kemampuan Berbahasa, Anak Autis, SLB.
DOI:
-
Abstract :
Istilah Autisme sudah cukup popular dikalangan masyarakat, karena banyak media massa dan elektronik yang mencoba untuk mengupasnya secara mendalam. Muncul juga banyak keprihatinan atas masalah ini dan akhir-akhir ini kasus autisme menunjukkan peningkatan persentasenya di Indonesia. Autisme merupakan gangguan yang dimulai dan dialami pada masa kanak-kanak. (Safaria, 2005, p 1). Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SLB Muhammad Saad Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015 dari 10 orang anak autis, tetapi yang aktif melakukan senam hamil hanya 10 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terapi musik klasik efektif dalam mengoptimalkan kemampuan berbahasa pada anak autis di SLB Muhammad Saad Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2015. Penelitian ini bersifat desain eksperimen kasus (single case experimental design) yang merupakan sebuah desain penelitian untuk mengevaluasi efek suatu perlakuan dengan kasus tunggal. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2015 Maret 2016. Dengan jumlah sampel 10 orang anak dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling (sampling sengaja, sampling bertujuan), yaitu pemilihan sample sesuai yang dikehendaki (Latipun,2002). Dalam mengekspresikan diri, hasil uji statistik didapat nilai 0,002. Pada memahami ucapan, hasil uji statistik didapat nilai 0,039. Mengulang kata, hasil uji statistik didapat nilai 0,242. Mengenali nama benda, hasil uji statistik didapat nilai 0,013. Membaca, hasil uji statistik didapat nilai 0,043. Menulis, hasil uji statistik didapat nilai 0,002. Menyalin kata dan menggambar hasil uji statistik didapat nilai 0,009. Kemampuan berbahasa, hasil uji statistik didapat nilai 0,006. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara sebelum dan sesudah terapi musik klasik. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan agar para orang tua anak autisme dapat lebih memberi perhatian terhadap anaknya dengan sering mengajak komunikasi dan memperdengarkan musik klasik untuk menstimulasi perhatian dan daya ingat anak.