Hubungan Prematur Ruptur Membran dengan Kejadian Infeksi Intrapartum di Ruang Kebidanan RSU Aisyiyah Padang Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Apriliani, Fitri
Advisor:
Oktavianis
Dewi Ratna
Dewi Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Prematur Ruptur Membran, Infeksi Intrapartum.
DOI:
-
Abstract :
Infeksi merupakan komplikasi serius untuk Prematur Ruptur Membran. Sekitar 25% Infeksi Intrapartum disebabkan oleh Prematur Ruptur Membran dan meningkat ketika Prematur Ruptur Membran terjadi lama. Insiden Prematur Ruptur Membran yang meningkat setiap tahunnya, dimana di RSU Aisyiyah Padang pada tahun 2013 terjadi 60 kasus Prematur Ruptur Membran dan meningkat menjadi 83 kasus pada tahun 2014. Prematur Ruptur Membran yang terjadi terlalu lama dapat menyebabkan terjadinya Infeksi Intrapartum. Dari 83 kasus Prematur Ruptur Meembran ini didapatkan 54 orang yang mengalami Infeksi Intrapartum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Prematur Ruptur Membran dengan Kejadian Infeksi Intrapartum. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dilakukan di RSU Aisyiyah Padang dengan menggunakan data sekunder, dimana jumlah populasi adalah seluruh ibu melahirkan sebanyak 360 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yang didapatkan sampel sebanyak 79 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat berupa teknik analisa uji chi-square. Dari hasil penelitian ini yang mengalami Infeksi Intrapartum pada Prematur Ruptur Membran sebanyak 40 orang (76,9 %) dari 52 orang responden yang Prematur Ruptur Membran. Setelah dilakukan uji chi-square didapatkan nilai p = 0,000. Dari nilai p tersebut dapat di lihat bahwa nilai p 0,05 (Ha diterima), berarti ada hubungan yang bermakna antara Prematur Ruptur Membran dengan kejadian Infeksi Intrapartum. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Prematur Ruptur Membran dengan kejadian Infeksi Intrapartum. Berdasarkan hail penelitian tersebut diharapkan kepada tempat penelitian, agar dapat memberikan seminar kepada petugas kesehatan mengenai Prematur Ruptur Membran dengan Infeksi Intrapartum agar dapat mendeteksi dini Infeksi Intraprtum.