Analisis Faktor Penyebab Kejadian Sectio Caesaria Di RSUD Arosuka Kabupaten Solok Tahun 2015

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Yanti, Gusni
Advisor:
Nurhayati
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sectio Caesarea, indikasi.
DOI:
-
Abstract :
World Health Organisation (WHO) menyatakan angka persalinan dengan Sectio Caesarea adalah 15% dari seluruh jumlah persalinan, dari Departemen Kesehatan (DEPKES) RI menyatakan 20% total persalinan yang ada. Sedangkan Di provinsi Sumatera Barat berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di RSUP.DR.M.Djamil Padang Tahun 2010, didapatkan lebih dari separo (56,67%) melakukan tindakan operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi faktor-faktor penyebab kejadian Sectio Caesarea di RSUD Arosuka Kabupaten Solok Tahun 2015. Metode penelitian ini adalah merupakan jenis penelitian Deskriptif dengan pendekatan Retrospektif. Pengumpulan data dilakukan memakai data sekunder melalui catatan medis (Rekam Medis) dari persalinan dengan Sectio Caesarea, dengan menggunakan sampel semua ibu yang bersalin dengan Sectio Caesarea tahun 2015 sebanyak 164 orang. Hasil penelitian ini didapatkan faktor-faktor penyebab kejadian Sectio Caesarea dari 342 persalinan terdapat 164 (47,95%) persalinan dengan SC di RSUD Arosuka Kabupaten Solok Tahun 2015 dengan indikasi CPD (18,3%), Placenta previa (2,4%), kelainan letak (7,3%), Gawat janin (26,2%), Riwayat SC (34,8%) dan Preeklampsia (11,0%). Dapat disimpulkan bahwa indikasi Riwayat SC merupakan faktor terbanyak penyebab kejadian Sectio Caesarea, Diharapkan untuk petugas kesehatan terutama di ruangan Obstetri agar lebih meningkatkan pengetahuan sehingga dapat memberikan informasi kepada ibu hamil tentang indikasi yang berperan pada Sectio Caesarea sehingga ibu hamil dapat melakukan Ante Natal Care secara teratur.
Download From Google Drive