Hubungan Metode Pembelajaran Dan Penguasaan Materi Dosen Dengan Hasil Belajar Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKes Yarsi Bukittinggi Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Islami, Puan
Advisor:
Febriyeni
Santy, Rini
Santy, Rini
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Metode Pembelajaran, Penguasaan Materi Dosen, Hasil Belajar.
DOI:
-
Abstract :
Banyaknya jumlah mahasiswa yang gagal disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor mahasiswa, faktor organisasi, faktor dosen dan faktor lingkungan. Idealnya bila motivasi mahasiswa bagus, sarana prasarana lengkap, metode pembelajaran tepat, penguasaan materi dosen tinggi dan lingkungan yang kondusif, akan menghasilkan hasil belajar ataupun prestasi belajar mahasiswa yang bagus juga. Pendidikan tenaga kesehatan merupakan suatu pendidikan yang menghasilkan tenaga professional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengusaan materi dosen dengan hasil belajar mahasiswa di Prodi DIII Kebidanan STIKes Yarsi Sumbar Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKes Yarsi Bukittinggi semester genaptingkat II tahunajaran 2014-2015, dimana teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling yaitu Pengambilan sampel secara keseluruhan denganjumlah sampel 40 orang, data diambil dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September 2015. Hasil analisa univariat diketahui bahwa (35%) responden mengatakan bahwa metode yang digunakan tidak tepat. (72,5%) responden yang mengatakan bahwa dosen tidak menguasai materi. Hasil analisa Bivariat diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara metode pembelajaran dengan hasil belajar, nilai (p = 0,720 dan OR =0,663) terdapat hubungan antara penguasaan materi dosen dengan hasil belajar, nilai (p = 0,001 dan OR = 16,667). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara penguasaan materi dosen dengan hasil belajar mahasiswa. Diharapkan untuk institusi pendidikan agar lebih memperhatikan kualitas tim pengajar agar dapat menciptakan generasi yang berkualitas untuk meningkatkan mutu pendidikan kesehatan yang baik dalam pengembangan tenaga kesehatan masyarakat.