Persepsi Masyarakat Terhadap Sectio Caesarea di Lihat Dari Segi Kesehatan Di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Indra, Refni Devita
Advisor:
Efriza
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Persepsi Masyarakat, Sectio Caesarea.
DOI:
-
Abstract :
Tingginya angka kesakitan ibu yang berhubungan dengan persalinan Sectio Caesarea mencapai 5-10x dibanding persalinan normal. Selainitu studi di massachusset 1978-1984 melaporkan kematian langsung akibatpersalinan Sectio Caesarea sebesar 5,8% per 100.000 kasus.Angka bedah Section Caesarea di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2013 32,04 %, sedangkan tahun 2014 angka Sectio Caesarea sebesar 37,71 %.Tujuan dari penelitin ini yaitu diketahuinya persepsi masyarakat terhadap Sectio Caesarea di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dimulai dari tanggal 14 april 2015 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2015 di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi. Informan dalam penelitian berjumlah 6 orang yaitu 1 orang dokter SpOG yang digantikan oleh dokter residen, 1 orang kepala ruangan rawatan kebidanan, 1 orang bidan diruang rawatan kebidanan, 3 orang pasien (ibu yang melahirkan dengan Sectio Caesarea). Dari input hasil peneltian ini menunjukkan bahwa indikasi Sectio Caesareaitu adalah Semua keadaan yang termasuk kedalam kegawatdaruratan obstetric baik yang disebabkan oleh indikasi pada ibu maupun indikasi dari janin. Pada proses waktu yang diperlukan untuk Sectio Caesareaberkisaran 45 menit hingga 1 jam, kesulitan yang ditemui saat operasi SC (Sectio Caesarea) berlangsung yaitu pada kasus ibu yang bekas operasi SC (Sectio Caesarea) kemungkinan perlengketan pasti ada, kemudian pada saat operasi Sectio Caesarea (SC) berlangsung ibu tidak ada merasakan apa-apa, tidak nyaman, dan takut. Pada output Sectio Caesarea adalah persalinan dengan adanya indikasi medis. Kesimpulan penelitian bahwa persalinan dengan Sectio Caesareaharus berdasarkan indikasi medis, baik indikasi dari ibu maupun janin.Dengan tingginyaangka kejadianSectio Caesarea,diharapkan bidan untuk dapat mendeteksi dini terjadinya komplikasi kehamilan sehingga perlu adanya pemeriksaan kehamilan secarateratur.