Hubungan Mutu Pelayanan Kebidanan dengan Kepuasan Pasien BPJS Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Alahan Panjang Kabupaten Solok Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Andolina, Nuari
Advisor:
Silvia
Ermiza
Ermiza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Mutu Pelayanan Kebidanan, BPJS, Kepuasan Pasien.
DOI:
-
Abstract :
Pengukuran tingkat kepuasan pasien mutlak dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pengukuran tersebut, maka dapat diketahui sejauh mana mutu pelayanan kesehatan yang telah diselenggarakan dapat memenuhi harapan pasien. Puskesmas Alahan Panjang merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Solok, ditemukan beberapa komplain yang masuk dikotak saran, jumlah komplain yang selalu meningkat baik lisan maupun tulisan. Karena pelayanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dinilai lamban, petugas sulit untuk ditemui bila di butuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kebidanan dengan Kepuasan Pasien BPJS Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Alahan Panjang Kabupaten Solok Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien BPJS persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Alahan Panjang Kabupaten Solok tahun 2015, dengan jumlah sampel 53 orang menggunakan teknik random sampling dengan metode secara acak sistematis (accidental sampling). Analisa data dilakukan secara komputerisasi meliputi analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian 56,6% responden merasakan pelayanan yang tidak baik, 43,4% merasakan pelayanan yang baik. 45,3% responden yang merasa tidak puas dan 54,7% puas dengan pelayanan yang diberikan. Setelah dilakukan uji chi square terdapat hubungan yang bermakna antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS persalinan dengan nilai ( Value = 0,029 0,05) Jadi terdapat hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS persalinan. Diharapkan kepada Puskesmas dan petugas kesehatan lainnya agar lebih dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Serta memberikan pelayanan yang adil baik pasien BPJS maupun pasien yang tidak menggunakan BPJS.