Persepsi Masyarakat Terhadap Sirkumsisi Wanita Dilihat Dari Segi Agama, Budaya Dan Kesehatan Di Desa Rawang Kec.Pariaman Tengah Kota Pariaman Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Reni, Syukma
Advisor:
Nurhayati
Efriza
Efriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sirkumsisi Wanita, Tokoh Agama, Budaya Dan Kesehatan.
DOI:
-
Abstract :
Di Indonesia sirkumsisi wanita sudah merupakan suatu yang lazim dilakukan hal ini mengingat sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam sedangkan tahun 2014 dikeluarkan peraturan mentri kesehatan republik Indonesia no 6 tahun 2014 tentang pencabutan peraturan tentang sunat perempuan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap tindakan sirkumsisi wanita di lihat dari segi agama, budaya dan kesehatan di Desa Rawang Kec.Pariaman Tengah Kota Pariamantahun 2015. Desain penelitianadalahDeskriptifKualitatif. Informan pada penelitian ini adalah sebanyak 10 orang yaitu kepala kesga dinas kesehatan Kota Pariaman, pemegang program anak Puskesmas Pauh Kota Pariaman, Bidandi Desa Rawang, Ketua fatwa MUI Kota Pariaman, tiga orang ninik mamak DesaRawang, tiga orang masyarakat yang memiliki anak perempuan, penelitian ini dilakukan di Desa Rawang Kec.Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Agustus-September tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan sirkumsisi wanita menurut Agama hukumnya sunah, sedangkan menurut budaya sirkumsisi wanita sudah menjadi tradisi, sehingga hokum sunah menjadi wajib bagi masyarakat, dan menurut kesehatan sirkumsisi wanita tidak ada manfaatnya bagi kesehatan wanita. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap sirkumsisi wanita berbeda-beada, diharapkan bagi tokoh budaya dan tenaga kesehatan dapat menyamakan persepsi tentang sirkumsisi wanita sesuai deangan syariat Agama yang telah ditetapkan.