Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Bidan Dalam Melakukan Kunjungan Nifas dan Neonatus di Wilayah Kerja Puskesmas Situjuh dan Puskesmas Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Yeni
Advisor:
Oktavianis
Rudjito
Rudjito
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kinerja Bidan, Kunjungan Nifas dan Neonatus.
DOI:
-
Abstract :
Resiko kesakitan dan kematian lebih banyak terjadi pada ibu dan bayi pada pasca persalinan. Salah satunya karena rendahnya kualitas pelayanan kesehatan. Cakupan kunjungan neonatus pertama (KN 1) di Kabupaten Lima Puluh Kota masih belum mencapai target yaitu 81,09 dari target 89% dan Kunjungan Nifas ( kf) 78,05 % dari target 90 %. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan dalam melakukan kunjungan Nifas dan Neonatus di Puskesmas Situjuh dan Puskesmas Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2015. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi seluruh bidan desa yang ada di Puskesmas Situjuh dan Puskesmas Koto Baru berjumlah 43 orang, sampel 43 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Cara pengambilan data observasi langsung di di Puskesmas Situjuh dan Puskesmas Koto Baru. Pengolahan data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square, diolah secara komputerisasi. Penelitian dilakukan bulan Juli s/d Agustus tahun 2015. Hasil penelitian didapatkan 72,1% responden memiliki kinerja yang baik dalam kunjungan nifas dan neonatus, 76,7% memiliki pengetahuan tinggi, 62,8% memiliki masa kerja yang lama, 72,1% memiliki sarana dan prasarana sesuai dengan standar dan 67,4% telah mengikiti pelatihan. Hasil uji Chi Square ada hubungan pengetahuan dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas dan neonatus (P value = 0,002), masa kerja yang lama (P value = 0,004), sarana dan prasana yang sesuai (P value = 0,001), pelatihan dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas dan neonatus (P value = 0,009). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa pengetahuan, masa kerja, sarana dan prasarana, pelatihan berhubungan dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas dan neonatus. Diharapkan responden untuk melengkapi sarana dan prasarana sesuai dengan standar, serta mengikuti pelatihan pelatihan sehingga akan meningkatkan kinerja bidan.