Hubungan Cara Belajar Kinestetik, Motivasi Belajar, Lingkungan Belajar dengan Kemampuan Afektif Mahasiswa DIII Kebidanan Stikes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Meilani, Bigia
Advisor:
Sulung, Neila
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Cara Belajar Kinestetik, Motivasi Belajar, Lingkungan Belajar, Kemampuan Afektif Mahasiswa.
DOI:
-
Abstract :
Undang-undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Tujuan dari penelitian ini Untuk Mengetahui hubungan cara belajar, motivasi belajar, lingkungan belajar dengan kemampuan afektif mahaiswa DIII kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi tahun 2015. Jenis penelitian ini dilakukan melalui pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 67 orang. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner penelitian. Analisa data yang digunakan secara univariat dan bivariat dengan uji hipotesis Chi-Square. Hasil penelitian secara univariat didapatkan terdapat 35 responden (52,2%) mempunyai cara belajar kinestetik yang rendah. 37 responden (55,2%) mempunyai motivasi belajar yang tinggi. 42 responden (62,7%) mempunyai lingkungan belajar yang mendukung. Analisa bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara cara belajar kinestetik dengan kemampuan afektif (pvalue = 0,021dan OR = 3.636), motivasi belajar dengan kemampuan afektif (pvalue = 0,031 dan OR = 3.422) dan lingkungan belajar dengan kemampuan afektif (pvalue = 0,039dan OR = 3.429) Dapat disimpulkan bahwa cara belajar kinestetik, motivasi belajar, dan lingkungan belajar terdapat hubungan yang bermakna dengan kemampuan afektif, diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dan diharapkan menumbuhkan proses pembelajaran sehingga akan memperoleh kemampuan afektif yang positif.