Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu tentang Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Jorong III Kampung Wilayah Kerja Puskesmas Kapau Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Putri, Eka Dharma
Advisor:
Oktavianis
Femelia, Welly
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan dan Pendidikan Ibu, Kunjungan Antenatal Care (ANC).
DOI:
-
Abstract :
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih sangat tinggi bahkan tertinggi di antara negara-negara Association South East Asian Nation (ASEAN). Berdasarkan hasil laporan Pemantauan Wilayah Kerja Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWSKIA) pada tahun 2014 di Puskesmas Kapau khususnya di Jorong III Kampung cakupan ibu hamil untuk K1 63,8%, K4 65,3% dan ditemukan 69 orang ibu hamil pada jorong tersebut. Untuk menurunkan Angka Kematian (AKI) maka dilakukan Pelayanan Antenatal Care. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pendidikan ibu tentang kunjungan Antenatal Care di Jorong III Kampung Wilayah Kerja Puskesmas Kapau Kabupaten Agam Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang hamil selama tahun 2015 yang berjumlah 69 orang. Sampel penelitian adalah total populasi yang berjumlah 69 orang. Data diperoleh dari data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan komputerisasi, menggunakan uji statistic chi-square dengan derajat kemaknaan p 0,05. Hasil uji statistik secara univariat terdapat 48 responden (69,6%) tidak melakukan kunjungan ANC dan 21 orang responden (30,4%) melakukan kunjungan ANC. Secara bivariat ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kunjungan ANC dengan p = 0,008 (p 0,05) dan ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kunjungan ANC dimana nilai p = 0,001 (p 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang kunjungan ANC tergolong rendah, dan pendidikan ibu termasuk dalam golongan rendah pula. Untuk itu, diharapkan kerjasama antara tenaga kesehatan dengan kader kesehatan untuk mengajak ibu hamil melakukan kunjungan ANC secara rutin.