Hubungan Keterampilan dan Motivasi Petugas Kesehatan dengan Pelaksanaan MTBS di Puskesmas Lansat Kadap Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Tahun 2015
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nuraini
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Keterampilan, motivasi dan pelaksanaan MTBS.
DOI:
-
Abstract :
MTBS adalah suatu program interfensi berisi penjelasan secara rinci penanganan penyakit pada balita. Dari hasil survey awal yang dilakukan peneliti, peneliti mendapatkan hanya 10 % yang mendapat pelatihan MTBS secara khusus. Dari 15 orang yang diwawancarai 4 orang mengatakan masih kurang tahu dengan penatalaksanaan MTBS. Dan peneliti juga mendapatkan 6 dari 10 mengatakan kurang tanggap dan terampil terhadap pelaksanaan MTBS di Puskesmas, dari sini tampaklah pengetahuan dan keterampilan petugas yang kurang terhadap pelaksanaan MTBS tersebut, sehingga berpengaruh terhadap proses penyembuhan anak balita sakit di Puskesmas Lansat Kadap bahkan berujung pada kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Keterampilan dan Motivasi Petugas Kesehatan dengan Pelaksanaan MTBS. Jenis penelitian survey analitik dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas kesehatan yang ada di wilayah kerja puskesmas Lansat Kadap yaitu berjumlah 39 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Hasil analisa univariat diketahui 53,8 % tidak melaksanakan MTBS, 56,4 % responden memiliki keterampilan kurang dan 59,0 % motivasi rendah. Analisa bivariat diketahui ada hubungan keterampilan petugas kesehatan dengan pelaksanaan MTBS (p = 0,018 dan OR = 6,400) dan ada hubungan motivasi petugas kesehatan dengan pelaksanaan MTBS (p = 0,001 dan OR = 15,6). Disimpulkan bahwa ada hubungan ketrampilan dengan pelaksanaan MTBS. Oleh sebab itu diharapkan pada pihak Pukesmas agar dapat mengadakan evaluasi keterampilan petugas dan inspeksi pelaksanaan MTBS oleh petugas kesehatan.