Hubungan Komunikasi Oarang Tua Dan Perilaku Seksual Remaja Di Jorong Surau Pinang Nagari Ampang Gadang Kec. IV Angkek Kab. Agam Tahun 2015

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Fatria, Egya Dwi
Advisor:
Koesuma, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Hubungan Komunikasi, Orang Tua,erilaku Seksual Remaja.
DOI:
-
Abstract :
Masa remaja dapat dipandang sebagai suatu masa dimana individu dalam proses pertumbuhan, terutama fisik telah mencapai kematangan. Masa peralihan dari anak-anak ke dewasa ini menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya masalah seksual. Sementara di masyarakat terjadi pergeseran nilai nilai moral yang semakin jauh sehingga masalah tersebut sepertinya sudah menjadi hal biasa, padahal penyimpangan perilaku seksual merupakan sesuatu yang harus dihindari oleh setiap individu. Masalah di atas dapat dicegah, salah satunya apabila ada komunikasi yang baik antara anak dan orang tua. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan rancangan crosssectional studi. Penelitian ini membahas tentang hubungan komunikasi orang tua dan perilaku sesksual remaja di Jorong Surau Pinang Kenagarian Ampang Gadang Kec. IV Angkek Kab. Agam yang telah dilaksanakan pada bulan februari-maret 2015. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putra putri yang ada di Jorong Surau Pinang yaitu sebanyak 103. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple rendom sampling dengan besaran sample sebanyak 51 orang. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan wawancara serta menggunakan kuisioner penelitian. Analisis data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi, meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi squere dengan batas kemaknaan ( = 0.05). Berdasarkan hasil analisa bivariat menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi orang tua (P-value 0,000) dengan perilaku seksualitas remaja. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan pola komunikasi orang tuaanak terhadap perilaku seksual remaja. Semakin banyak orang tua menggunakan pola komunikasi kurang baik, maka akan semakin banyak anak melakukan perilaku seksual remaja. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperoleh data dari persepsi orang tua agar hasil penelitiannya dapat lebih baik lagi.
Download From Google Drive