Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan Di Kanagarian Ampang Gadang Kec. IV Angkek Kab. Agam Tahun 2015

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Rismayanti, Devi
Advisor:
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, Status Gizi Bayi.
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO dan Unicef(2012) Laporan anak dunia 2011 yaitu dari 136.7 juta bayi lahir diseluruh dunia dan hanya 32.6% dari mereka yang disusui secara eksklusif dalam 6 bulan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi berdasarkan berat badan menurut umur pada bayi usia 6-12 bulan di kanagarian Ampang Gadang Kec.IV Angkek Kab Agam tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah Observasional dengan rancangan Cross Sectional study. Variabel dalam penelitian ini variabel dependen yaitu status gizi bayi dan variabel independen yaitu pola pemberian ASI. Populasi penelitian sebanyak 75 orang dan teknik sampling dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan kohort bayi. Untuk melihat hubungan pola pemberian ASI dengan status gizi bayi dilakukan dengan uji chi-square dengan batas kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh (59 Orang)responden dengan kategori ASI ekslusif 54 responden diantaranya dengan status gizi normal dan 21orang responden dengan status gizi tidak normal. Hasil uji statistik didapatkan p=0.301 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola pemberian ASI dengan status gizi bayi di Kanagarian Ampang gadang tahun 2015. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa pola pemberian ASI pada bayi tidak berpengaruh terhadap status gizi bayi. Berdasarkan hal diatas diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan program terkait pemberian ASI ekslusif dan bagi ibu-ibu bayi agar dapat benar-benar menerapkan pemberian ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan.
Download From Google Drive