Pengaruh Pemijatan Terhadap Peningkatan Katan Kuantitas Tidur Bayi Usia 4-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Warman, Aditya
Advisor:
Hasnita, Evi
Dewi, Ratna
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Bayi usia 4-12 bulan, peningkatan kuantitas tidur, pemijatan.
DOI:
-
Abstract :
Tidur merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi terutama pada fase perkembangan karena selama tidur akan terjadi perkembangan otak maupun tubuh, sehingga gangguan tidur merupakan masalah yang akan menimbulkan dampak buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kuantitas tidur bayi yang adekuat dapat ditingkatkan dengan memberikan pemijatan secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pemijatan dapat meningkatkan kuantitas tidur bayi usia 4-12 bulan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperimental dengan metode pretest-posttest pada kelompok perlakuan dan kelompok control. Sampel terdiri dari 20 subyek yang dipilih dengan Tehnik Purposive Sampling dan dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan (n=10) dan kelompok control (n=10). Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah peningkatan kuantitas tidur bayi. Penelitian ini menggunakan uji statistic Independent t-test dengan tingkat signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata kuantitas tidur bayi sebelum dilakukan pemijatan adalah 10,90 (11 jam 30 menit), dan rata-rata kuantitas tidur bayi sesudah dilakuakan pemijatan adalah 13.42(13 jam 42 menit).Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan kuantitas tidur bayi pada kelompok control dengan kelompok eksperimen sebelum dan sesudah pemberian pijat bayi dengan beda rata-rata 2.516 (2 jam 51 menit) dengan nilai p=0,000 (p0,05). Maka dapat disimpulkan adanya perbedaan yang signifikan kuantitas tidur bayi pada kelompok control dengan kelompok eksperimen setelah dilakukan pemijatan. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan pemijatan pada bayi dapat meningkatkan kuantitas tidur bayi. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang memiliki bayi yang mengalami gangguan tidur untuk dapat melakukan pemijatan pada bayinya sehingga ganggua tidur pada bayi dapat di tangani dengan baik dan benar.