Efektifitas Pemberian Jus Buah Belimbing Wuluh dan Jus Buah Mentimun Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kab. Sijunjung Tahun 2014

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Migia, Dilla Febri
Advisor:
Rudjito
Betriana, Feni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pemberian Jus, Tekanan Darah, Hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang penting untuk segera diatasi karena jumlah penderitanya semakin tinggi dan akibat jangka panjangnya menimbulkan konsekuensi yang berbahaya, seperti timbulnya penyakit jantung dan stroke. Angka kejadian hipertensi di dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% penderita hipertensi. Dari 972 juta orang penderita hipertensi 333 juta orang berada di Negara maju dan 639 sisanya berada di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Angka kejadian hipertensi di Indonesia berkisar antara 17-22%, di Jawa Tengah berkisar antara 1,8% penderita hipertensi, di Sumatra Utara berkisar antara 5,3%penderita hipertensi, di Sumatra Barat khususnya di kanagarian Talang, Kabupaten Solok berkisar antara 17,8% penderita hipertensi, di Silungkang Kota Sawahlunto berkisar antara 19,4%. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di Puskesmas Muaro Bodi Kab. Sijunjung didapatkan jumlah kunjungan penderita hipertensi mengalami fluktuasi dengan jumlah kunjungan sebanyak 901 orang selama 5 bulan. Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas jus buah belimbing wuluh dan mentimun terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Muaro Bodi Kab.Sijunjung Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimen dengan rancangan pretest-postest, dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi,Kab. Sijunjung dengan 10 sampel yaitu 5 orang yang meminum jus buah belimbing wuluh dan 5 orang yang meminum jus buah mentimun selama bulan November sampai Desember Tahun 2014. Dari hasil penelitian terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus buah belimbing wuluh dengan beda rata-rata 1,426 mmHg dengan standar deviasi 1,007 /1,714 mmHg dengan standar deviasi 1,194 dan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus buah mentimun dengan beda rata-rata 2,572 mmHg dengan standar deviasi 1,195/2,570 mmHg dengan standar deviasi 1,192. Dinilai dari rentang penurunan tekanan darah pemberian jus buah mentimun memiliki rentang penurunan tekanan darah yang lebih efektif dibandingkan dengan pemberian jus buah belimbing wuluh dengan beda rata-rata 1,146/0,856. Namun secara statistik tidak terdapat perbedaan penurunan tekanan darah yang signifikan dengan nilai p=0,140/0,289 (p>). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan tekanan darah setelah pemberian jus buah belimbing wuluh dan jus buah mentimun pada penderita hipertensi. Jus buah mentimun lebih efektif digunakan dari jus buah belimbing wuluh.
Download From Google Drive