Pengaruh Pemberian Tindakan Slow Stroke Back Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Lanjut Usia Penderita Hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2014

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Siregar, Sahlan Gunawan
Advisor:
Yenni
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Slow Stroke Back Massage, Tekanan Darah, Hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Lansia cenderung mengalami hipertensi karena perubahan fisiologis. Hipertensi jika tidak ditangani akan menjadi faktor resiko penyakit kardiovaskuler dan kematian. Prevalensi hipertensi pada lansia di Provinsi Sumatera Barat mencapai 17,8%. Salah satu upaya penanggulangan hipertensi pada lansia adalah pemberian relaksasi dengan massage. Salah satu massage yang dapat dilakukan adalah Slow Stroke Back Massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Tindakan Slow Stroke Back Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Lanjut Usia Penderita Hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. Penelitian dilakukan dengan cara observasi di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin pada bulan Oktober 2014 dan November 2014. Desain Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest Post Test Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara purposive sampling dengan sample 10 orang Hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah sebelum melakukan slow stroke back massage adalah 141,4/86,4 mmHg. Sedangkan rata-rata tekanan darah sesudah melakukan slow stroke back massage adalah 138,8/ 83,8 mmHg. Hasil uji statistik menunjukan adanya pengaruh pemberian tindakan slow stroke back massage terhadap perubahan tekanan darah lansia dimana nilai sistolik = 0,000 dan nilai diastolik = 0,005 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh slow stroke back massage terhadap penurunan hipertensi pada lansia Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan untuk dapat melakukan slow stroke back massage pada lansia yang mengalami hipertensi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengendalikan variabel perancu dengan tehnik yang berbeda dan meneliti variabel terikat lain yang dapat dipengaruhi oleh variabel terapi massage yang lain serta jumlah sampel yang lebih banyak.
Download From Google Drive