Efektifitas Penerapan Metode Kelereng Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Anak Tunagrahita Ringan Di SDLB Negeri 1 Gantiang Bukittinggi Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Hanafi
Advisor:
Sulung, Neila
Delfatmawati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Metode kelereng, anak tunagrahita, kemampuan berhitung.
DOI:
-
Abstract :
Tunagrahita adalah kondisi anak yang kecerdasannya jauh di bawah ratarata dan ditandi oleh keterbelakngan intelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial. MenurutWHO lebih dari 650 orang di dunia adalah orang disabilitas. Hasil survei di Indonesia terdapat 777.761 jiwa penderita tuna grahita. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan melalui metode kelereng di SDLB Negeri 1 Gantiang Bukittinggi tahun 2015. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Jumlah populasi penelitian ini adalah 7 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 7 anak.
Hasil penelitian didapatkan Rata-Rata Kemampuan Berhitung Anak Tunagrahita Ringan Sebelum Penerapan Metode Kelereng SDLB Negeri 1 Gantiang Bukittinggi Tahun 2015 adalah 29,52. Rata-Rata Kemampuan Berhitung Anak Tunagrahita Ringan Sesudah Penerapan Metode Kelereng adalah 50,95. Efektifitas penerapan metode kelereng untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan dengan nilai mean adalah 21,429 dan p=0,000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan metode kelereng efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak tunagrahita ringan di SDLB Negeri 1 Gantiang Bukittinggi tahun 2015. Jadi, Metode kelereng dapat menjadi pertimbangan para orang tuan dan guru untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak dalam proses pembelajaran.
Download From Google Drive