Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Perawat Di Bangsal Bedah Dan Kelas Bedah Ambun Suri RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2014
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Saniyah, Hidayani
Advisor:
Adriani
Arfida
Arfida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kinerja perawat , Pendidikan, Motivasi, Beban Kerja, Kepuasaan Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Kinerja adalah suatu bentuk hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang pegawai demi mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang dapat diukur melalui indikator-indikator pengukuran kinerja. Faktor internal pegawai sangat penting diperhatikan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi secara optimal diantaranya faktor pendidikan, motivasi kerja, beban kerja serta kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat di Bangsal Bedah Dan Kelas Bedah Ambun Suri RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2014 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 41 orang yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kemudian dianalisis melalui uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% atau =0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian responden mempunyai tingkat pendidikan tinggi (64,1%), motivasi kerja yang tinggi (56,4%), beban kerja yang tinggi (53,8%), kepuasan kerja yang tinggi (56,4%) dan kinerja yang baik (59%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan (nilai p = 0,011; OR=7,91), motivasi kerja (nilai p = 0,021; OR=6,23), beban kerja (nilai p = 0,042; OR=5,02) dan kepuasan kerja (nilai p = 0,021; OR=6,23) dengan kinerja perawat di bangsal bedah RSUD. Dr. Achmad Moechtar Bukittinggi Tahun 2014 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan tingkat pendidikan, motivasi kerja, beban kerja dan kepuasan kerja dengan kinerja perawat Saran pada penelitian ini adalah sebaiknya pihak RSUD Dr. Achmad Moechtar lebih meningkatkan standar kinerja dengan memberikan pelatihan dan program pengembangan karir dan mengantisipasi terjadinya pelanggaran disiplin yang menyebabkan penurunan kinerja dengan melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja secara teratur dan berkesinambungan.